|
No
|
Hari/Tanggal
|
Kegiatan/Perbuatan
|
Malaikat
|
|
1
|
Minggu/8 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Mengaji
- Sholat Isya’
|
- Rapib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
2
|
Senin/9 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
3
|
Selasa/10 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
4
|
Rabu/11 februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
5
|
Kamis/12 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
6
|
Jumat/13 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
7
|
Sabtu/14 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
8
|
Minggu/15 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
9
|
Senin/16 februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
10
|
Selasa/17 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
11
|
Rabu/18 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Menjalani pertandingan basket dengan sportif
- Menjalani pertandingan basket dengan sehat
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
12
|
Kamis/19 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
13
|
Jumat/20 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Jum’at
- Menjalani pertandingan basket dengan sportif
- Menjalani pertandingan basket dengan sehat
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
14
|
Sabtu/21 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Menjalani pertandingan basket dengan sportif
- Menjalani pertandingan basket dengan sehat
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
15
|
Minggu/22 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Sholat Dzuhur
- Menjalani pertandingan basket dengan sportif
- Menjalani pertandingan basket dengan sehat
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
- Mendapat juara 2 dalam turnamen di Solo
|
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Mikail
|
|
16
|
Senin/23 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
17
|
Selasa/24 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
18
|
Rabu/25 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
19
|
Kamis/26 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
20
|
Jumat/27 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Jum’at
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Membantu ibu
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
21
|
Sabtu/28 Februari 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
22
|
Minggu/1 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
23
|
Senin/2 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
24
|
Selasa/3 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- membantu ibu
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
25
|
Rabu/4 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
26
|
Kamis/5 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Dzuhur
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Latihan basket
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
|
27
|
Jumat/6 Maret 2015
|
- Sholat Subuh
- Mendapat uang saku
- Sholat Jum’at
- Membantu orang tua
- Sholat Ashar
- Sholat Maghrib
- Sholat Isya’
|
- Raqib
- Mikail
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
- Raqib
|
Senin, 01 Juni 2015
Tugas Agama Islam Malaikat
Senin, 18 Mei 2015
GLOBALISASI
Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli
- Menurut Immanuel Wallerstein, Globalisasi adalah representasi dari kemenangan kapitalis terhadap ekonomi dunia yang diikat bersama oleh divisi kerja secara global “globalization represents the triumph of a capitalist world economy tied together by a global division of labour.”
- David Harvey, Pengertian Globalisasi adalah pengecilan ukuran waktu dan tempat, "the compression of time and space"
- Martin Albrow, pengertian globalisasi adalah semua proses yang berhubungan dengan penyatuan antara masyarakat (all the peoples) bersatu menjadi satu masyarakat dunia (single world society).
- Anthony giddens mendefinisikan globalisasi sebagai intensifikasi hubungan sosial secara mendunia sehingga menghubungkan antara kejadian yang terjadi di lokasi yang satu dengan yang lain serta menyebabkan terjadinya perubahan pada keduanya “Globalization can thus be defined as the intensification of worldwide social relations which link distant localities in such a way that local happenings are shaped by events occurring many miles away and vice versa.”
- Arjun Appadurai, Pengertian globalisasi adalah sebuah titik kritis sehingga dua sisi koin proses budaya global (dunia) sekarang ini menghasilkan banyak hal dan variatif yang dapat sama dan atau berbeda yang dikarakterisasi oleh perbedaan disjunctures radikal antara aliran global dan ketidakjelasan batas batas wilayah akibat gangguan tersebut (“The critical point is that both sides of the coin of global cultural process today are products of the infinitely varied mutual contest of sameness and difference on a stage characterized by radical disjunctures between different sorts of global flows and the uncertain landscapes created in and through these disjunctures.”)
- Peter Dicken dalam Global Shift: Pengertian globalisasi adalah perbedaan kualtitatif dari internasionalisasi. Globalisasi mewakili internasionalisasi yang lebih maju dan kompleks yang diperlakukan pada tingkat integrasi antara aktivitas pergerakan ekonomi internasional (“…globalization is ‘qualitatively different’ from internationalization… it represents ‘a more advanced and complex form of internationalization which implies a degree of functional integration between internationally dispersed economic activities.’” (p. 1) … “‘the degree of interdependence and integration between national economies.’)
- Kenichi Ohmae, globalisasi dapat diartikan sebagai terjadinya dunia tanpa batas.
- Pengertian Globalisasi menurut Thomas L. Friedman : Globalisasi mempunyai dimensi ideologi (baca pengertian ideologi) dan teknologi. Dimensi Ideologi (baca pengertian ideologi) adalah pasar bebas dan kapitalisme, sedangkan dimensi teknologi ialah teknologi informasi yang sudah mempersatukan dunia .
- Pengertian Globalisasi menurut Malcom Waters : Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berdampak terhadap kurang pentingnya pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya, yang terjelma didalam kesadaran setiap individu .
- Pengertian Globalisasi menurut Emanuel Ritcher : Globalisasi adalah jaringan kerja global (global network) secara bersamaan menyatukan masyarakat (society) yang sebelumnya tersebar dimana mana dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia .
- Definisi Globalisasi Achmad Suparman : Globalisasi adalah sebuah proses membuat setiap individu di dunia ini memiliki ciri dari benda atau perilaku tanpa dipengaruhi oleh batasan wilayah.
- Pengertian Globalisasi menurut Martin Albrown : Globalisasi merupakan kaitan dan akumulasi dari seluruh proses dimana penduduk dunia terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global .
![]() |
| Ilustrasi pengertian globalisasi |
(Apa Pengertian Ahli) Globalisasi adalah proses yang meliputi penyebab, dan tentu saja,konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia. “Globalization is a process that encompasses the causes, course, and consequences of transnational and transcultural integration of human and non-human activities.”
Sehingga dapat disimpulkan bahwa Pengertian Globalisasi adalah "Proses menyatukan hasil pemikiran dan atau tindakan manusia baik itu individu maupun kelompok ataupun sebuah komunitas (masyarakat) terhadap seluruh wilayah di dunia ini
(Pengertian globalisasi) Sesuatu terjadi pasti karena ada faktor penyebab, begitu pula dengan globalisasi. Faktor penyebab terjadinya globalisasi yang paling utama adalah kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi komunikasi. Selain faktor penyebab globalisasi diatas, masih ada beberapa faktor-faktor penyebab globalisasi yaitu:
- Kemudahan pelaksanaan transaksi ekonomi dan keuangan lintas wilayah seperti individu dari negara dari benua Asia dapat melakukan transaksi dengan individu di benua Eropa. Hal disebabkan oleh berkembang pesatnya kemajuan teknologi informasi.
- Kemudahan distribusi barang-barang (goods) dan jasa (service) lintas wilayah atau negara dikarenakan perkembangan ilmu pengetahuan yang sangat pesat sekarang ini, Barang yang berada di negara lain, dapat individu atau masyarakat dari negara seperti Indonesia melakukan transaksi pembelian ataupun penjualan.
- Makin gampangnya kerja sama ekonomi dan terjadinya kesepakatan-kesepakatan ekonomi antarnegara.
![]() |
| Ilustrasi dampak dan pengaruh globalisasi |
Arus Globalisasi yang setiap waktu hingga sekarang ini yang terus berkembang pastilah memberikan dampak terhadap kehidupan manusia dari berbagai segi dan lingkup sosial yang ada. Dampak Globalisasi tersebut dapat bersifat positif ataupun negatif.
Dampak Globalisasi
Berikut beberapa dampak positif globalisasi:- Adanya pola hidup yang serba cepat atau semakin instan. Pola hidup ini merupakan dampak dari perkembangan teknologi yang diakibatkan oleh pengaruh pertukaran teknologi dan ilmu pengetahuan antar negara. Contoh langsung dari dampak positif globalisasi ini adalah pada pembuatan makanan, dalam bidang pertanian seperti padi dan jagung serta tanaman palawija lainnya yang semakin lama waktu panennnya semakin cepat, ada yang 4 bulan dan bahkan ada yang 3 bulan sekali. Begitupun dengan masuknya teknologi dari luar negara Indonesia, proses dalam mengerjakan sesuatu semakin cepat dan mudah.
- Perkembangan informasi dan teknologi yang lebih pesat dan advance: Perkembangan ini merupakan dampak posifit globalisasi dikarenakan dengan adanya globalisasi, pertukaran informasi dan teknologi dapat terwujud, yang akan menghasilkan penemuan penemuan yang dapat digunakan oleh manusia sedunia. Internet merupakan kunci dari pertukaran ilmu pengetahuan dan teknologi.
- Terjadinya pengurangan tenaga kerja atau pemecatan dan perampingan tenaga kerja pada sebuah perusahaan. Hal ini merupakan dampak dari globalisasi dikarenakan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan mesinisasi atau penggunaan mesin dan komputer yang akan menggantikan fungsi manusia sebagai tenaga kerja. Hal ini terjadi dikarenakan pertimbangan manusia yang kurang efisien dan terlalu banyak biaya.
- Individu bersifat lebih individualis dibandingkan sebelumnya. Hal ini dikarenakan privasi individu dalam globalisasi dapat dengan mudah terekspos bila bersifat lebih sosial dibandingkan sebelumnya.
- Masuknya pola hidup ataupun budaya yang tidak sesuai dengan budaya kita. Dampak negatif globalisasi ini akan semakin besar apabila budaya yang masuk dapat menyerap dan dijadikan sebagai salah satu nilai dalam kebudayaan kita. Contoh, budaya barat yang mengizinkan terjadinya perzinahan akan sangat merusak moral tiap individu yang ada dalam masyarakat Indonesia.
Kamis, 14 Mei 2015
KILAS BALIK DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA
Sebagai salah satu wahana pembentuk karakter bangsa, sekolah
adalah lokasi penting dimana para "Nation Builders" Indonesia diharapkan
dapat berjuang membawa negara bersaing di kancah global. Seiring dengan
derasnya tantangan global, tantangan dunia pendidikan pun menjadi
semakin besar, hal ini yang mendorong para siswa mendapatkan prestasi
terbaik.
Namun, dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki beberapa kendala yang berkaitan dengan mutu pendidikan diantaranya adalah keterbatasan akses pada pendidikan, jumlah guru yang belum merata, serta kualitas guru itu sendiri dinilai masih kurang. Terbatasnya akses pendidikan di Indonesia, terlebih lagi di daerah berujung kepada meningkatnya arus urbanisasi untuk mendapatkan akses ilmu yang lebih baik di perkotaan.
Menurut pegiat pendidikan Indonesia, Anies Baswedan keterbatasan akses pendidikan di daerah menjadi pangkal derasnya arus urbanisasi. "Yang menjadi persoalan, di Jabodetabek jumlahnya sudah proporsional, tapi jangan kita hanya bicara urban. Justru di luar urban itu kita punya masalah dan itu yang menyebabkan migrasi ke Jakarta," ujar Anies. Secara tidak langsung, masyarakat Indonesia didorong untuk melakukan urbanisasi karena keterbatasan fasilitas di daerah. Ia menilai akses pendidikan harus dibuka seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat dengan penyediaan fasilitas yang mendukung program tersebut. "Kalau sekolah hanya di ibukota kecamatan, maka yang jauh kan jadi nggak bisa sekolah," tandasnya.
Selain itu, jumlah guru yang sesuai dengan kualifikasi saat ini dinilai masih belum merata di daerah. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Hamid Muhammad saat ini banyak sekolah dasar (SD) di Indonesia kekurangan tenaga guru. Jumlahnya diperkirakan mencapai 112 ribu guru.
Untuk mengatasinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam hal distribusi guru di daerah-daerah supaya lebih merata. "Jika manajemen guru bisa ditangani lebih optimal, tidak parsial, maka bisa dipindahkan ke kabupaten atau daerah yang berdekatan," ungkap Hamid.
Kemudian, untuk meningkatkan kualitas para guru, Kemendikbud akan meningkatkan kualifikasi guru melalui beasiswa S-1 bagi guru SD dan SMP. Hamid menjelaskan, jumlah guru SD di sekolah negeri dan swasta sekitar 1.850 ribu guru. Dari jumlah tersebut, hanya 60 persen guru yang sudah memenuhi kualifikasi dengan gelar S-1, sedangkan 40 persen lainnya belum memenuhi kualifikasi. Tiap tahunnya, Kemendikbud juga menyiapkan beasiswa untuk 100 ribu calon guru guna menempuh pendidikan S-1 melalui bantuan beasiswa S-1 untuk guru SD dan SMP. Di dunia internasional, kualitas pendidikan Indonesia berada di peringkat ke-64 dari 120 negara di seluruh dunia berdasarkan laporan tahunan UNESCO Education For All Global Monitoring Report 2012. Sedangkan berdasarkan Indeks Perkembangan Pendidikan (Education Development Index, EDI), Indonesia berada pada peringkat ke-69 dari 127 negara pada 2011.
Di sisi lain, kasus putus sekolah anak – anak usia sekolah di Indonesia juga masih tinggi "Berdasarkan data Kemendikbud 2010, di Indonesia terdapat lebih dari 1,8 juta anak setiap tahun tidak dapat melanjutkan pendidikan, Hal ini disebabkan oleh tiga faktor, yaitu faktor ekonomi; anak – anak terpaksa bekerja untuk mendukung ekonomi keluarga; dan pernikahan di usia dini,” menurut Sekretaris Direktorat Jendral Perguruan Tinggi Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M. Eng, Sc di Jakarta. Dalam laporan terbaru Program Pembangunan PBB tahun 2013, Indonesia menempati posisi 121 dari 185 negara dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan angka 0,629. Dengan angka itu Indonesia tertinggal dari dua negara tetangga ASEAN yaitu Malaysia (peringkat 64) dan Singapura (18), sedangkan IPM di kawasan Asia Pasifik adalah 0,683.
"Kita harus menyelesaikan permasalahan pendidikan ini, karena kepemilikan atas pengetahuan adalah kunci seseorang mencapai kesejahteraan," menurut figur pendidikan Indonesia, Anies Baswedan. Dalam perkembangan pendidikan Indonesia, pemerintah telah melaksanakan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan guna menghadapi persaingan bebas dunia yang akan segera berlaku dengan terwujudnya komunitas ASEAN pada tahun 2015 mendatang.
Untuk meringankan beban serta memperkokoh dasar pendidikan pada siswa Indonesia, Kemdikbud memastikan akan sepenuhnya memberlakukan Kurikulum 2013 mulai tahun 2014, bahkan sudah menyiapkan anggaran untuk mendukung operasional kurikulum tersebut. "Sudah siap dan tahun depan hampir semua (sekolah) bisa melaksanakan Kurikulum 2013," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Musliar Kasim.
Kurikulum 2013 merupakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berfokus pada penguasaan pengetahuan yang kontekstual sesuai daerah dan lingkungan masing-masing. Kurikulum tersebut menitikberatkan penilaian siswa pada tiga hal: sikap (jujur, santun, disiplin), keterampilan (melalui tugas praktek/ proyek sekolah), dan pengetahuan keilmuan. Pada tingkat dasar seperti SD, kurikulum ini lebih fokus pada pembentukan sikap dan keterampilan hidup, sedangkan keilmuannya lebih 'ringan' daripada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Pada tingkat lanjutan seperti SMP dan SMA, porsi penguasaan keilmuan lebih ditingkatkan karena pribadi murid dianggap sudah terbentuk pada tingkat dasar. Menurut Musliar, kurikulum baru akan diterapkan pada siswa SD kelas 1, 2, 4 dan 5; siswa SMP kelas 8 dan 9; serta siswa SMA kelas 10 dan 11. Pemerintah tidak akan mencetak buku bahan ajar. Seperti pelaksanaan pada tahun sebelumnya, Kemendikbud akan mengunggah buku bahan ajar ke dalam situs internet.
Kemendikbud akan menetapkan harga eceran tertinggi atas buku yang ditargetkan akan beredar bebas tersebut. Kurikulum 2013 sendiri sebenarnya sudah dilaksanakan sejak pertengahan tahun 2013 di sejumlah sekolah yang telah diseleksi, meski sempat dikritik karena pelaksanaannya terkesan dipaksakan.
Sebagai lembaga bantuan internasional yang bekerja di sektor pembangunan sosial-ekonomi, USAID Indonesia memberikan penekanan besar pada pengembangan kualitas pendidikan melalui sejumlah program yang berjalan sekarang salah satunya adalah melalui program beasiswa S2 USAID-PRESTASI. Pada tahun ini, USAID -PRESTASI memberikan beasiswa S2 kepada 31 profesional Indonesia. Program ini dibuka untuk umum dan diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya masing – masing yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja mereka masing – masing setelah merekakembali ke Tanah Air.
Namun, dunia pendidikan di Indonesia masih memiliki beberapa kendala yang berkaitan dengan mutu pendidikan diantaranya adalah keterbatasan akses pada pendidikan, jumlah guru yang belum merata, serta kualitas guru itu sendiri dinilai masih kurang. Terbatasnya akses pendidikan di Indonesia, terlebih lagi di daerah berujung kepada meningkatnya arus urbanisasi untuk mendapatkan akses ilmu yang lebih baik di perkotaan.
Menurut pegiat pendidikan Indonesia, Anies Baswedan keterbatasan akses pendidikan di daerah menjadi pangkal derasnya arus urbanisasi. "Yang menjadi persoalan, di Jabodetabek jumlahnya sudah proporsional, tapi jangan kita hanya bicara urban. Justru di luar urban itu kita punya masalah dan itu yang menyebabkan migrasi ke Jakarta," ujar Anies. Secara tidak langsung, masyarakat Indonesia didorong untuk melakukan urbanisasi karena keterbatasan fasilitas di daerah. Ia menilai akses pendidikan harus dibuka seluas-luasnya untuk seluruh masyarakat dengan penyediaan fasilitas yang mendukung program tersebut. "Kalau sekolah hanya di ibukota kecamatan, maka yang jauh kan jadi nggak bisa sekolah," tandasnya.
Selain itu, jumlah guru yang sesuai dengan kualifikasi saat ini dinilai masih belum merata di daerah. Menurut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud Hamid Muhammad saat ini banyak sekolah dasar (SD) di Indonesia kekurangan tenaga guru. Jumlahnya diperkirakan mencapai 112 ribu guru.
Untuk mengatasinya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan bekerja sama dengan pemerintah daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, dalam hal distribusi guru di daerah-daerah supaya lebih merata. "Jika manajemen guru bisa ditangani lebih optimal, tidak parsial, maka bisa dipindahkan ke kabupaten atau daerah yang berdekatan," ungkap Hamid.
Kemudian, untuk meningkatkan kualitas para guru, Kemendikbud akan meningkatkan kualifikasi guru melalui beasiswa S-1 bagi guru SD dan SMP. Hamid menjelaskan, jumlah guru SD di sekolah negeri dan swasta sekitar 1.850 ribu guru. Dari jumlah tersebut, hanya 60 persen guru yang sudah memenuhi kualifikasi dengan gelar S-1, sedangkan 40 persen lainnya belum memenuhi kualifikasi. Tiap tahunnya, Kemendikbud juga menyiapkan beasiswa untuk 100 ribu calon guru guna menempuh pendidikan S-1 melalui bantuan beasiswa S-1 untuk guru SD dan SMP. Di dunia internasional, kualitas pendidikan Indonesia berada di peringkat ke-64 dari 120 negara di seluruh dunia berdasarkan laporan tahunan UNESCO Education For All Global Monitoring Report 2012. Sedangkan berdasarkan Indeks Perkembangan Pendidikan (Education Development Index, EDI), Indonesia berada pada peringkat ke-69 dari 127 negara pada 2011.
Di sisi lain, kasus putus sekolah anak – anak usia sekolah di Indonesia juga masih tinggi "Berdasarkan data Kemendikbud 2010, di Indonesia terdapat lebih dari 1,8 juta anak setiap tahun tidak dapat melanjutkan pendidikan, Hal ini disebabkan oleh tiga faktor, yaitu faktor ekonomi; anak – anak terpaksa bekerja untuk mendukung ekonomi keluarga; dan pernikahan di usia dini,” menurut Sekretaris Direktorat Jendral Perguruan Tinggi Dr. Ir. Patdono Suwignjo, M. Eng, Sc di Jakarta. Dalam laporan terbaru Program Pembangunan PBB tahun 2013, Indonesia menempati posisi 121 dari 185 negara dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan angka 0,629. Dengan angka itu Indonesia tertinggal dari dua negara tetangga ASEAN yaitu Malaysia (peringkat 64) dan Singapura (18), sedangkan IPM di kawasan Asia Pasifik adalah 0,683.
"Kita harus menyelesaikan permasalahan pendidikan ini, karena kepemilikan atas pengetahuan adalah kunci seseorang mencapai kesejahteraan," menurut figur pendidikan Indonesia, Anies Baswedan. Dalam perkembangan pendidikan Indonesia, pemerintah telah melaksanakan berbagai kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan guna menghadapi persaingan bebas dunia yang akan segera berlaku dengan terwujudnya komunitas ASEAN pada tahun 2015 mendatang.
Untuk meringankan beban serta memperkokoh dasar pendidikan pada siswa Indonesia, Kemdikbud memastikan akan sepenuhnya memberlakukan Kurikulum 2013 mulai tahun 2014, bahkan sudah menyiapkan anggaran untuk mendukung operasional kurikulum tersebut. "Sudah siap dan tahun depan hampir semua (sekolah) bisa melaksanakan Kurikulum 2013," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Musliar Kasim.
Kurikulum 2013 merupakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang berfokus pada penguasaan pengetahuan yang kontekstual sesuai daerah dan lingkungan masing-masing. Kurikulum tersebut menitikberatkan penilaian siswa pada tiga hal: sikap (jujur, santun, disiplin), keterampilan (melalui tugas praktek/ proyek sekolah), dan pengetahuan keilmuan. Pada tingkat dasar seperti SD, kurikulum ini lebih fokus pada pembentukan sikap dan keterampilan hidup, sedangkan keilmuannya lebih 'ringan' daripada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Pada tingkat lanjutan seperti SMP dan SMA, porsi penguasaan keilmuan lebih ditingkatkan karena pribadi murid dianggap sudah terbentuk pada tingkat dasar. Menurut Musliar, kurikulum baru akan diterapkan pada siswa SD kelas 1, 2, 4 dan 5; siswa SMP kelas 8 dan 9; serta siswa SMA kelas 10 dan 11. Pemerintah tidak akan mencetak buku bahan ajar. Seperti pelaksanaan pada tahun sebelumnya, Kemendikbud akan mengunggah buku bahan ajar ke dalam situs internet.
Kemendikbud akan menetapkan harga eceran tertinggi atas buku yang ditargetkan akan beredar bebas tersebut. Kurikulum 2013 sendiri sebenarnya sudah dilaksanakan sejak pertengahan tahun 2013 di sejumlah sekolah yang telah diseleksi, meski sempat dikritik karena pelaksanaannya terkesan dipaksakan.
Sebagai lembaga bantuan internasional yang bekerja di sektor pembangunan sosial-ekonomi, USAID Indonesia memberikan penekanan besar pada pengembangan kualitas pendidikan melalui sejumlah program yang berjalan sekarang salah satunya adalah melalui program beasiswa S2 USAID-PRESTASI. Pada tahun ini, USAID -PRESTASI memberikan beasiswa S2 kepada 31 profesional Indonesia. Program ini dibuka untuk umum dan diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya masing – masing yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja mereka masing – masing setelah merekakembali ke Tanah Air.
Jumat, 01 Mei 2015
Atmosfer
Dalam kehidupan sehari-hari, istilah atmosfer biasa dikenal sebagai udara yang berada di sekitar kita dengan ketinggian hingga ± 1.000 kilometer.
a. Unsur yang jumlahnya banyak dan mempunyai kadar tetap.
Nitrogen (N2) : 78,08%
Oksigen (02) : 20,94%
Argon (Ar) : 0,93%
Karbon dioksida (C02) : 0,03%
Nitrogen (N2) : 78,08%
Oksigen (02) : 20,94%
Argon (Ar) : 0,93%
Karbon dioksida (C02) : 0,03%
Atmosfer mempunyai beberapa sifat antara lain sebagai berikut :
a. Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak dapat dirasakan kecuali bentuk angin.
b. Dinamis dan elastis atau dapat mengembang atau mengerut.
c. Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi.
d. Mempunyai berat sehingga memiliki tekanan.
a. Tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak dapat dirasakan kecuali bentuk angin.
b. Dinamis dan elastis atau dapat mengembang atau mengerut.
c. Transparan terhadap beberapa bentuk radiasi.
d. Mempunyai berat sehingga memiliki tekanan.
a. Karakteristik Lapisan Atmosfer
Atmosfer terdiri atas banyak lapisan. Tiap lapisan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Lapisan-lapisan atmosfer adalah :
Atmosfer terdiri atas banyak lapisan. Tiap lapisan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Lapisan-lapisan atmosfer adalah :
1) Troposfer
Merupakan lapisan atmosfer yang letaknya paling dekat
dengan permukaan bumi yaitu 0-12 Km. Di lapisan ini terjadi berbagai
gejala cuaca dan iklim seperti hujan, badai, arah angin, dan sebagainya.
Lapisan ini mempunyai ketebalan yang berbeda-beda di tiap wilayah di atas Bumi. Di atas kutub, tebal lapisan ini sekitar 9 km. Semakin dekat dengan daerah khatulistiwa lapisan ini semakin tebal hingga mencapai 12 km. Perbedaan ketebalan ini disebabkan oleh rotasi Bumi, akibatnya terjadi perbedaan kondisi cuaca antara kutub dan khatulistiwa. Yang istimewa, lapisan ini menjadi tempat terjadinya proses-proses cuaca, seperti awan, hujan, serta proses-proses pencemaran lainnya. Pada lapisan ini tinggi rendahnya suatu tempat di permukaan Bumi berpengaruh terhadap suhu udaranya. Hal ini mengikuti hukum gradien geothermis, yaitu semakin tinggi (tiap kenaikan 1.000 meter) suatu tempat di permukaan Bumi, temperatur udaranya akan turun rata-rata sekitar 6°C di daerah sekitar khatulistiwa. Peralihan antara lapisan troposfer dengan stratosfer disebut tropopause.
2) Stratosfer
Lapisan di atas troposfer adalah lapisan stratosfer. Di lapisan ini tidak berlaku hukum gradien geothermis karena semakin tinggi posisi di tempat ini, suhu akan semakin naik. Hal ini disebabkan kandungan uap air dan debu hampir tidak ada. Karakteristik yang menarik pada lapisan ini adalah adanya lapisan ozon yang sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Ozon melindungi manusia dari radiasi sinar ultraviolet. Keberadaan ozon sekarang ini semakin menipis karena adanya pencemaran dari gas CFC (Chloroflourocarbons). Di atas lapisan stratosfer terdapat lapisan stratopause yang merupakan lapisan peralihan antara stratosfer dan mesosfer. Lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian 12 – 50 Km dari permukaan bumi.
Lapisan di atas troposfer adalah lapisan stratosfer. Di lapisan ini tidak berlaku hukum gradien geothermis karena semakin tinggi posisi di tempat ini, suhu akan semakin naik. Hal ini disebabkan kandungan uap air dan debu hampir tidak ada. Karakteristik yang menarik pada lapisan ini adalah adanya lapisan ozon yang sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Ozon melindungi manusia dari radiasi sinar ultraviolet. Keberadaan ozon sekarang ini semakin menipis karena adanya pencemaran dari gas CFC (Chloroflourocarbons). Di atas lapisan stratosfer terdapat lapisan stratopause yang merupakan lapisan peralihan antara stratosfer dan mesosfer. Lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian 12 – 50 Km dari permukaan bumi.
3) Mesosfer
Merupakan lapisan atmosfer yang berada di atas lapisan stratosfer, pada ketinggian 50 – 80 Km dari permukaan bumi. Pada lapisan ini, energi Matahari yang diserap hanya sedikit sehingga temperatur turun dengan sangat drastis, yaitu pada ketinggian 80 km suhunya mencapai – 90º C. Lapisan mesosfer melindungi bumi dari meteor dan benda-benda luar angkasa yang menuju ke Bumi.
Merupakan lapisan atmosfer yang berada di atas lapisan stratosfer, pada ketinggian 50 – 80 Km dari permukaan bumi. Pada lapisan ini, energi Matahari yang diserap hanya sedikit sehingga temperatur turun dengan sangat drastis, yaitu pada ketinggian 80 km suhunya mencapai – 90º C. Lapisan mesosfer melindungi bumi dari meteor dan benda-benda luar angkasa yang menuju ke Bumi.
4) Termosfer
Merupakan lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian 80 – 500 Km dari permukaan bumi. Pada lapisan terjadi penguraian gas menjadi atom-atom sebagai akibat dari radiasi ultra violet dan sinar X, serta berkurangnya daya campur antar gas.
Di lapisan ini suhu udara mulai naik secara bertahap hingga mencapai
1000º C. Pada lapisan ini terdapat proses ionisasi. Ionisasi adalah
proses dimana atom yang netral kehilangan sebuah elektron dan dari
sebuah elekton akan menjadi elektron negatif, oleh sebab itu lapisan ini
bermuatan listrik, sehingga lapisan ini dapat dimanfaatkan untuk bidang
pantul gelombang radio.Merupakan lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian 80 – 500 Km dari permukaan bumi. Pada lapisan terjadi penguraian gas menjadi atom-atom sebagai akibat dari radiasi ultra violet dan sinar X, serta berkurangnya daya campur antar gas.
5) Eksosfer
5. EksosferMerupakan lapisan atmosfer yang berada pada ketinggian di atas 500 Km dari permukaan bumi, merupakan lapisan paling luar dari atmosfer bumi yang menyatu dengan ruang hampa udara di angkasa luar. Batas atas lapisan ini adalah ruang antar planet. Pada lapisan ini molekul udara sudah sangat langka. Hal ini memungkinkan terlepasnya partikel-partikel netral terhadap pengaruh gravitasi bumi.
Lapisan ini merupakan lapisan terluar yang mengandung
gas hidrogen dan kerapatannya makin tipis sampai hampir habis di ambang
angkasa luar. Cahaya redup yaitu cahaya zodiakal dan gegenschein muncul
pada lapisan eksosfer yang sebenarnya merupakan pantulan sinar matahari
oleh partikel debu meteor yang banyak jumlahnya dan bergelantungan di
angkasa.
CUACA DAN IKLIMCuaca adalah keadaan udara pada suatu saat dan pada suatu tempat atau daerah yang sempit.
Sedangkan iklim adalah keadaan rata-rata cuaca pada suatu wilayah yang relatif luas dengan waktu yang relatif lama. llmu yang mempelajari tentang cuaca disebut meteorologi, sedangkan ilmu yang mempelajari iklim disebut klimatologi. Kondisi cuaca harian diamati oleh suatu lembaga yang disebut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG),
Perbedaan Cuaca dan Iklim
Unsur-unsur cuaca dan iklim antara lain sebagai berikut.
a. Suhu udara
Suhu udara diukur dengan termometer. Kertas yang berisi catatan tentang suhu disebut termogram.
Faktor-faktoryang mempengaruhi suhu udara antara lain sebagai berikut :
a. Sudut datangnya sinar matahari.
b. Jarak dari laut.
c. Tinggi suatu tempat.
Semakin tinggi letak suatu tempat maka suhu udara semakin rendah, Garis-garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang mempunyai rata-rata suhu udara sama disebut isoterm.
b. Tekanan udara
Tekanan udara berbeda-beda bergantung pada tempat dan waktu. Besarnya tekanan udara dinyatakan dengan milibar (mb). Alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer.
Garis pada peta yang menghubungkan tempat-tempat yang bertekanan udara sama disebut isobar.
c. Angin
Angin adalah aliran udara dari tempat satu ke tempat yang lain. Angin mempunyai arah dan kecepatan. Untuk mengetahui arah angin digunakan bendera angin atau kantong angin. Alat untuk mengukur kecepatan angin disebut anemometer. Hasil catatan anemometer disebut anemogram. Satuan kecepatan angin adalah km/jam atau knot.
d. Kelembaban Udara
Kelembaban udara adalah kandungan uap air dalam udara. Alat untuk mengukur kelembaban udara disebut higrometer. Kelembaban udara dinyatakan dengan satuan gram per meter kubik (g/m3).
e. Curah Hujan
Berubahnya uap air menjadi butir-butir air dan jatuh ke permukaan bumi. Sesuai dengan unsur-unsur iklim maka hal yang berkaitan dengan lokasi, seperti letak garis lintang, tinggi tempat, dan sifat wilayah dapat menentukan iklim dan cuaca. Berdasarkan letak garis lintang dan lokasi wilayah yang semakin menjauhi garis khatulistiwa atau semakin mendekati daerah kutub, maka iklim dan udaranya semakin dingin. Berdasarkan letak garis lintang, iklim di muka bumi dapat diklasifikasikan menjadi empat tipe. Klasifikasi ini disebut klasifikiasi iklim matahari, antara lain sebagai berikut :
a. Iklim Tropik terletak di daerah antara 231/2° LU – 23 1/2° LS.
b. Iklim Subtropik terletak antara 23 1/2 ° – 35°, baik LU maupun LS.
c. Iklim Sedang terletak antara 351/2° – 66 1/2 °, baik LU maupn LS.
d. Iklim Dingin terletak antara 66, 1/2° – 90°, baik LU maupun LS.
Atas dasar klasifikasi iklim di atas, Indonesia termasuk wilayah beriklim tropik.
§ TIPE-TIPE HUJAN
Hujan merupakan proses lanjutan dari naiknya massa udara/awan. Uap air yang terkandung dalam awan tersebut akan berubah menjadi butir-butir air yang besar dan akhirnya jatuh ke Bumi. Proses terjadinya hujan dan besarnya curah hujan tidak sama antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Wilayah yang memiliki curah hujan yang sama pada suatu peta ditunjukkan oleh garis isohyet. Berdasarkan proses terjadinya, hujan dibedakan menjadi sebagai berikut :
1) Hujan Orografis
Hujan ini terjadi karena udara yang membawa uap air dari laut dipaksa naik oleh adanya pegunungan. Wilayah yang tidak turun hujan di sisi lain gunung atau pegunungan dikenal dengan sebutan daerah bayangan hujan.
2) Hujan Zenithal
Hujan zenithal terjadi karena adanya pertemuan arus konveksi yang membawa uap air di daerah khatulistiwa. Dengan adanya pertemuan dua arus konveksi menyebabkan tabrakan dan kedua massa udara naik ke atas.
3) Hujan Frontal
Hujan frontal terjadi karena pertemuan dua massa udara yang berbeda suhunya. Perbedaan suhu ini menyebabkan massa udara yang panas dipaksa naik ke atas.
ü Di Indonesia curah hujan tertinggi terdapat di daerah Kranggan. Daerah ini terletak di lereng barat Gunung Slamet. Curah hujannya ± 8.305 mm/ tahun. Daerah yang lain adalah Tenjo, dekat Baturaden, Jawa Tengah. Jumlah curah hujannya ± 7.069 mm/tahun.
ü Curah hujan paling sedikit terdapat di Palu, ibu kota Sulawesi Tengah. Curah hujannya dalam satu tahun ± 547 mm. Daerah lainnya adalah Asembagus, Jawa Timur. Curah hujannya dalam satu tahun ± 886 mm.
JENIS-JENIS ANGIN
Perubahan siang dan malam menyebabkan perbedaan penerimaan sinar matahari. Hal ini pulalah yang menyebabkan perbedaan suhu (temperatur) di berbagai tempat di permukaan Bumi termasuk di daratan dan lautan. Suhu yang tinggi mempunyai tekanan udara yang lebih rendah. Sementara itu, suhu yang rendah memiliki tekanan udara yang tinggi. Perbedaan inilah yang menyebabkan terjadinya angin.
a. Angin Lokal
1. Angin Darat dan Angin Laut
2. Angin Darat Angin Laut
Pada saat siang hari daratan lebih cepat panas daripada lautan, sementara itu pada malam hari daratan lebih cepat dingin dari lautan. Perbedaan suhu ini akan mempengaruhi tekanan udara antara darat dan laut. Pada siang hari tekanan udara daratan lebih rendah daripada lautan sehingga udara bergerak dari laut ke darat dan disebut angin laut. Sebaliknya, pada malam hari tekanan udara daratan lebih tinggi daripada lautan sehingga udara bergerak dari darat ke laut dan disebut angin darat.
b. Angin Lembah dan Angin Gunung
Pada malam hari puncak gunung lebih cepat dingin daripada lembah. Sementara itu, pada siang hari puncak gunung lebih cepat panas daripada lembah. Perbedaan suhu udara antara puncak gunung serta lembah ini akan mempengaruhi tekanan udaranya dan akhirnya akan mempengaruhi kondisi angin yang bertiup. Pada malam hari tekanan udara di puncak gunung lebih tinggi daripada lembah sehingga angin bertiup dari puncak gunung ke lembah dan disebut angin gunung. Sebaliknya, pada siang hari tekanan udara di puncak gunung lebih rendah daripada di lembah, akibatnya angin bertiup dari lembah ke puncak gunung dan disebut angin lembah.
c. Angin Fohn
Angin fohn merupakan kelanjutan dari proses terjadinya hujan orografis. Setelah terjadi hujan di salah satu sisi lereng gunung, angin yang sudah tidak membawa uap air ini tetap meneruskan embusannya menuruni sisi lereng gunung yang lain. Oleh karena sifatnya yang kering, tumbuhan yang dilaluinya menjadi layu sehingga berdampak negatif pada usaha pertanian.
Penyebutan angin fohn berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Penyebutan itu antara lain:
a) Angin brubu di Sulawesi Selatan.
b) Angin bohorok di Deli (Sumatra Utara).
c) Angin kumbang di Cirebon (Jawa Barat).
d) Angin gending di Pasuruan dan Probolinggo (Jawa Timur).
e) Angin wambrau di Papua.
d. Angin Siklon dan Angin Antisiklon
Angin siklon dan angin antisiklon antara belahan Bumi utara dan selatan arahnya berbeda. Angin siklon merupakan udara yang bergerak dari beberapa daerah bertekanan udara tinggi menuju titik pusat tekanan udara rendah di bagian dalam. Sementara angin antisiklon bergerak dari daerah pusat tekanan udara tinggi menuju tekanan udara rendah yang mengelilinginya di bagian luar. Gerakan arah angin ini berputar. Di daerah tropis, angin siklon sering terjadi di laut. Penyebutan angin siklon di beberapa daerah berbeda-beda di antaranya sebagai berikut :
a) Hurricane, yaitu angin siklon di Samudra Atlantik.
b) Taifun, yaitu angin siklon di Laut Cina Selatan.
d) Tornado, yaitu angin siklon di daerah tropis Amerika.
e. Angin Muson/Musim
Angin muson yang terjadi di Indonesia ada dua, yaitu angin muson barat dan angin muson timur. Angin muson barat terjadi pada bulan Oktober–April. Pergerakan angin muson barat yang kaya uap air mengakibatkan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim hujan. Saat itu kedudukan Matahari berada di belahan Bumi selatan. Angin muson timur terjadi pada bulan April–Oktober. Angin muson timur yang bersifat kering mengakibatkan sebagian besar wilayah Indonesia mengalami musim kemarau. Saat itu kedudukan Matahari berada di belahan Bumi utara
B. Hidrosfer
Hidrosfer merupakan salah satu unsur geosfer yang
terdiri atas air dalam berbagai wujud. Air bisa berwujud padat, cair,
maupun gas. Setiap air di bumi mengalami fase tersebut dalam siklus
hidrologi. Dalam kehidupan, air mempunyai fungsi yang sangat penting.
Air dibutuhkan untuk mandi, mencuci, memasak, menyirami, dan sebagainya.
a. Siklus Hidrologi
Jumlah air di Bumi adalah tetap. Perubahan yang
dialami air di bumi hanya terjadi pada sifat, bentuk, dan persebarannya.
Air akan selalu mengalami perputaran dan perubahan bentuk selama siklus
hidrologi berlangsung. Air-air tersebut mengalami perubahan wujud
melalui siklus hidrologi. Adanya terik matahari pada siang hari
menyebabkan air di permukaan Bumi mengalami evaporasi (penguapan) maupun
transpirasi menjadi uap air. Uap air akan naik hingga mengalami
pengembunan (kondensasi) membentuk awan. Akibat pendinginan
terus-menerus, butir-butir air di awan bertambah besar hingga akhirnya
jatuh menjadi hujan (presipitasi). Selanjutnya, air hujan ini akan
meresap ke dalam tanah (infiltrasi dan perkolasi) atau mengalir menjadi
air permukaan (run off). Baik aliran air bawah tanah maupun air
permukaan keduanya menuju ke tubuh air di permukaan Bumi (laut, danau,
dan waduk). Inilah gambaran mengenai siklus hidrologi.
Jadi siklus hidrologi adalah lingkaran peredaran air
di bumi yang mempunyai jumlah tetap dan senantiasa bergerak. Siklus
Hidrologi adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sirkulasi atau
peredaran air secara umum. Siklus hidrologi terjadi karena
proses-proses yang mengikuti gejala-gejala meteorologi dan klimatologi
sebagai berikut :
a. Evaporasi, yaitu proses penguapan dari benda-benda mati yang merupakan proses perubahan dari wujud air menjadi gas.
b. Transpirasi, yaitu proses penguapan yang dilakukan oleh tumbuh-tumbuhan melalui permukaan daun.
c. Evapotranspirasi, yaitu proses penggabungan antara evaporasi dan transpirasi.
d. Kondensasi, yaitu perubahan dari uap air rnenjadi titik-titik air (pengembunan) akibat terjadinya penurunan salju.
e. Infiltrasi, yaitu proses pembesaran atau pergerakan air ke dalam tanah melalui pori-pori tanah.
Secara umum macam siklus hidrologi berdasarkan jalur yang dilewati air dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut :
a. Siklus pedek, yaitu penguapan terjadi di permukaan
laut, kemudian terbentuk awan dan akhirnya terjadilah hujan di kawasan
laut.
b. Siklus sedang, yaitu proses penguapan dari laut
maupun dari darat kemudian terbentuk awan. Awan terbawa angin ke wilayah
daratan yang menyebabkan hujan di daratan, kemudian air mengalir lagi
ke laut melalui sungai di permukaan.
c. Siklus panjang, yaitu penguapan terjadi di
permukaan laut, kemudian terbentuk awan. Awan terbawa angin ke daratan
yang menyebabkan hujan di daratan, kemudian air mengalir ke laut melalui
sungai permukaan dan aliran bawah tanah.
b. Bentuk-bentuk Tubuh Air
Bentuk-bentuk tubuh perairan darat dan pemanfaatannya antara lain sebagai berikut :
1) Sungai
Sungai adalah bentuk aliran air yang melalui saluran
atau lembah alami dengan bervariasi mulai kecil hingga besar.
Jenis-jenis sungai adalah sebagai berikut :
1) Sungai hujan adalah sungai yang mendapatkan air dari air hujan. Sebagian besar sungai di Indonesia adalah sungai hujan.
2) Sungai gletser adalah sungai yang sumber mata
airnya berasal dari pencairan salju. Sungai yang demikian terdapat di
daerah kutub dan di daerah gunung bersalju dengan ketinggian sekitar
5.000 m.
3) Sungai campuran adalah sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan dan pencairan salju.
Berdasarkan besar-kecilnya aliran, sungai dibedakan atas berikut ini :
a) Sungai permanen, yaitu sungai yang mengalir secara tetap sepanjang tahun.
b) Sungai periodik, yaitu sungai yang mengalir secara tidak tetap dan bergantung pada curah hujan.
Berdasarkan genetiknya, sungai dibedakan atas berikut.
c) Sungai konsekuen, yaitu sungai yang arah alirannya mengikuti lereng asli.
d) Sungai subsekuen, yaitu arah aliran anak sungai tegak lurus pada sungai konsekuen.
e) Sungai obsekuen, yaitu sungai yang arah alirannya beriawanan dengan sungai konsekuen.
2) Rawa
Rawa merupakan daerah yang selalu tergenang air.
Genangan ini bisa berasal dari air hujan, air sungai, maupun dari sumber
mata air di dalam tanah. Keberadaan rawa sangat bermanfaat bagi
kehidupan. Tumbuhan rawa seperti eceng gondok dapat digunakan sebagai
bahan baku biogas dan barang kerajinan seperti anyaman tas dan
sebagainya. Selain itu, rawa dapat digunakan sebagai lahan pertanian
pasang surut perikanan darat dan dikembangkan sebagai daerah wisata.
3) Danau
Hampir sama dengan rawa, danau juga merupakan
genangan. Namun, genangan ini terjadi karena adanya cekungan (basin)
yang terisi air. Cekungan ini bisa terjadi karena beberapa sebab,
misalnya karena adanya proses tektonik seperti patahan, yang membentuk
danau tektonik seperti
Danau Singkarak di Sumatra. Proses vulkanik membentuk
danau vulkanik seperti Danau Batur di Bali. Pelarutan batuan karst juga
akan menghasilkan danau dolina. Mencairnya es akan membentuk danau
glasial. Sementara itu, danau buatan manusia sering disebut waduk atau
bendungan.
c. Air Tanah
Air tanah merupakan bagian dari air di bumi yang
berasal dari air hujan. Air hujan yang jatuh di permukaan tanah meresap
ke dalam tanah kemudian terkumpul pada suatu lapisan batuan yang tidak
tembus atau kedap air (impermeable). Meskipun jumlahnya hanya 0,75% dari
total air di Bumi, air tanah merupakan air tawar yang banyak digunakan
untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti memasak, mandi, dan mencuci.
Jumlah air hujan yang meresap ke dalam tanah dan menjadi air tanah
dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu jumlah hujan, intensitas curah
hujan, pori-pori batuan (porositas), kekedapan batuan terhadap air
(permeabilitas), kemiringan lereng, penutupan permukaan lahan, dan
kelembapan udara.
d. Laut
1) Letak Laut
Berdasarkan letak pulau-pulau atau daratan, laut dapat dibedakan
menjadi sebagai berikut :
1) Laut tepi, letaknya di tepi benua dan terhalang
dari lautan oleh pulau-pulau atau jazirah. Contohnya Laut Cina Selatan,
letaknya terhalang oleh Kepulauan Indonesia dan Filipina dari Samudra
Pasifik; Laut Jepang, letaknya terhalang oleh Kepulauan Jepang dan
Samudra Pasifik; serta Laut Utara, letaknya terhalang oleh Kepulauan
Inggris dan Samudra Atlantik.
2) Laut pertengahan, letaknya di antara dua benua dan
mempunyai gugusan kepulauan serta kedalaman laut yang dalam. Contohnya
Laut Banda, Laut Sulawesi, dan laut-laut yang berada di antara Asia,
Australia, serta Kepulauan Indonesia, laut yang berada di antara Benua
Eropa dan Afrika di Kepulauan Yunani.
3) Laut pedalaman, letaknya hampir seluruhnya
dikelilingi oleh daratan. Contohnya Laut Hitam, Laut Baltik, Laut
Kaspia, dan Laut Merah.
2) Zona Laut
Laut mempunyai kedalaman dasar yang berbeda-beda.
Dasar laut membentuk lereng mulai garis pantai ke arah tengah laut.
Kedalaman laut makin bertambah dengan makin jauh jaraknya dari daratan
pantai. Berdasarkan zona kedalamannya, laut dapat dibedakan menjadi
beberapa zona sebagai berikut :
Zona laut
1. Zona litoral atau zona pasang surut, merupakan
wilayah laut yang berada di antara pasang naik dan pasang surut air
laut. Zona ini sering disebut dengan daerah pantai.
2. Zona neritik, merupakan wilayah laut yang berada
di antara garis pantai kedalaman 200 m. Pada zona ini sinar matahari
masih dapat menembus ke dalam. Ikan dan sejenisnya serta tumbuhan laut
banyak dijumpai pada zona ini.
3. Zona batial, merupakan wilayah laut yang berada
pada kedalaman 200–2.500 m. Pada zona ini sinar matahari sudah tidak
mampu menembus ke dalam sehingga organisme laut tidak sebanyak pada zona
neritik. Zona batial biasanya merupakan lereng benua (continental
slope) yang curam dan berbatasan dengan landas benua (continental
shelf).
4. Zona abisal, merupakan wilayah laut yang mempunyai
kedalaman lebih dari 2.500 m. Suhu pada wilayah ini sangat dingin.
Hewan laut yang dapat hidup hanya terbatas dan tumbuhan laut sudah tidak
ada.
3) Batas Landas Kontinen, Laut Teritorial, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
a. Batas Landas Kontinen
Pada tahun 1973 pemerintah Indonesia mengeluarkan
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 tentang Landas Kontinen Indonesia.
Berdasarkan isi perjanjian di atas, wilayah laut Indonesia dapat
dibedakan menjadi empat jenis, yaitu laut teritorial (laut wilayah),
laut Nusantara, andas kontinen, dan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).
b. Laut Teritorial
Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Deklarasi
Juanda pada tanggal 13 Desember 1957. Deklarasi ini menetapkan bahwa
batas perairan laut wilayah Indonesia adalah 12 mil laut diukur dari
garis pantai masing-masing pulau sampai titik terluar. Deklarasi ini
juga melandasi lahirnya Wawasan Nusantara.
1) Laut Teritorial (Laut Wilayah)
Merupakan laut yang lebarnya 12 mil laut yang diukur
sejajar dengan garis dasar atau pangkal. Garis dasar atau pangkal adalah
garis yang dibentuk pada saat air laut surut pada pulau-pulau terluar
dalam wilayah Indonesia. Negara Indonesia mempunyai kedaulatan penuh
atas wilayah laut ini.
2) Laut Nusantara
Merupakan laut yang berada di antara pulau-pulau yang
dibatasi oleh garis dasar/pangkal pulau yang bersangkutan. Kedaulatan
atas wilayah laut ini berada sepenuhnya di tangan negara Indonesia.
3) Landas Kontinen
Merupakan bagian dasar laut paling tepi atau dekat
kontinen/ benua dengan kedalaman laut sampai 200 m. Wilayah landas
kontinen Indonesia berada di luar laut teritorial Indonesia. Pada
wilayah ini eksplorasi dan eksploitasi laut masih dapat dimungkinkan
c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) diumumkan pemerintah
Indonesia pada tanggal 21 Maret 1980. Pengumuman ini berpengaruh
terhadap wilayah Indonesia dan negara-negara lain. Wilayah laut
Indonesia bertambah luas mencapai dua kali dari sebelumnya. Pihak asing
dilarang mengambil kekayaan laut di wilayah ZEE. Penentuan batas wilayah
laut dengan negara tetangga dilakukan dengan kesepakatan bersama.
Zona Ekonomi Ekslusif
ZEE merupakan wilayah laut yang lebarnya 200 mil laut. Indonesia mempunyai kepentingan atas ZEE antara lain sebagai berikut :
1. Hak berdaulat atas ZEE untuk eksplorasi, eksploitasi, pengelolaan, dan konservasi sumber daya alam.
2. Hak untuk melakukan penelitian, perlindungan, dan pelestarian lingkungan laut.
3. Pelayaran internasional bebas melalui wilayah ini. Negara lain bebas melakukan pemasangan berbagai sarana perhubungan laut.
Selasa, 28 April 2015
Komodo National Park
These volcanic islands are inhabited by around 5,700 giant lizards called
Komodo. Nowhere else in the world is more
interesting, in addition to the
Komodo National Park, for scientists who want to learn the
theory of evolution. The national park is located in the
province of East Nusa Tenggara and
West Nusa Tenggara includes three major islands; Komodo, Padar
and Rinca, and 26 other islands are smaller.
Langganan:
Postingan (Atom)

